Berangkat dari sebuah EMPATI, Adanya suatu kesenjangan yang sangat besar antara KOMPETENSI yang dimiliki oleh Sumber Daya Manusia dibidang Teknologi Informasi, khususnya Software Development- dengan – KOMPETENSI yang dibutuhkan pasar.
Hasilnya:
Untuk Apa SDLC University?
Dari EMPATI, muncul keinginan untuk berpartisipasi. Kami mencoba suatu terobosan baru dalam proses pembelajaran bidang SDLC (Software Development Life Cycle), yang keluar dari pakem rata-rata proses pembelajaran yang sudah ada,
yang terangkum dalam Visi Kami:
SDLC University, pertama di Indonesia yang akan menjadi sarana untuk menghasilkan pribadi - pibadi yang SIAP dan MAMPU menyelesaikan tugasnya, khususnya bidang Software Development
Suatu proses pembelajaran dengan metodologi khusus, sehingga peserta akan SIAP dan MAMPU untuk mengerjakan pembuatan Software Aplikasi dengan baik dan tepat waktu.
Terdapat 2(dua) Kelompok Bahasan yang Dipelajari:Pembelajaran Tahapan-tahapan Utama dan Langkah-langkah dari seluruh Proses Pembuatan Software Aplikasi (Software Development), mulai dari Analisa, Desain, Pemrograman, Maintenance, hingga Manajemen Proyek, seperti terlihat dalam bagan:
Pembelajaran Tahapan-tahapan secara detail tentang pembuatan Software Aplikasi, seperti:
Metodologi proses pembelajaran di SDLC University dikembangkan untuk merealisasikan Visi/Tujuan adanya SDLC University. Metodologi yang dikembangkan mudah diterapkan, praktis dan bersifat partisipatif, yang dapat dibagi menjadi:
Hasil dari suatu pembelajaran hanya dapat dilihat dari dampak yang terjadi pada peserta. Guna mendapatkan hasil yang maksimal, maka TNA merupakan tahapan yang sangat menentukan. Dari sini gambaran tentang kondisi kompetensi peserta saat ini bisa terlihat jelas, sehingga akan sangat membantu dalam proses pembelajaran.
Peserta diajak untuk penyegaran lagi tentang teori-teori yang pernah dipelajari, yang akan menjadi dasar tahapan pembelajaran berikutnya.
35% PraktekPada sesi ini peserta diajak untuk berperan aktif dalam mempraktekkan dasar-dasar teori yang dipelajari. Pada sesi ini akan lebih banyak dilakukan diskusi, menerapkan dalam praktek, dan evaluasi. Untuk membantu peserta, akan disediakan Tools yang terbaik dan banyak dipakai di industri.
50% Studi KasusMemberi peluang kepada peserta untuk dapat menerapkan / mengimplementasikan pengetahuan dan skill tentang SDLC, pada situasi bisnis yang nyata melalui studi-studi kasus yang dibangun dari pengalaman kerja peserta.
Dalam sesi ini peserta diajak untuk tetap partisipatif dan proaktif, sehingga dapat mengendalikan proses pelatihan sesuai dengan pemahaman yang diperoleh.
Siapapun Anda yang mempunyai minat dalam bidang Software Development, bisa mengikuti SDLC University. Anda bisa seorang Mahasiswa, Lulusan Perguruan Tinggi (Fresh Graduate), Praktisi IT, Jajaran Managerial, Pengelola Software Aplikasi, Kalangan Eksekutif, dan sebagainya.
Anda bisa menentukan bidang yang paling anda minati, seperti: